Jumat, 16 Januari 2015

Komunitas Wakaf Amal Shalih

Alhamdulilah..
Malam jumat tanggal 15 Januari 2015..
Bisa wakaf Al Quran lagi..
20 Al Quran terjemahan perkata..
10 Iqro
1 Al Quran hijaz..

Cita-cita gw mau buat komunitas wakaf Amal Shalih..

#Komunitas Wakaf Amal Shalih #

1. Wakaf 1 juta Karpet sajadah untuk masjid di seluruh Indonesia..

2. Wakaf 1 juta Al Quran terjemahan Perkata untuk Masjid di seluruh Indonesia..

3. Wakaf 1 juta sarung untuk masjid/mushola di seluruh Indonesia..

4. Wakaf 1 juta mukena untuk masjid/mushola di seluruh indonesia

5. Wakaf 10.000 Torent Air untuk masjid di seluruh Indonesia..

Mau ikutan berpartisipasi...?

#IndonesiaBeramal

Sabtu, 10 Januari 2015

Cara kita melihat sesuatu

Pasangan muda yang baru menikah menempati rumah di sebuah komplek perumahan.

Suatu pagi, sewaktu sarapan, s i istri melalui jendela kaca. Ia melihat tetangganya sedang menjemur kain.

"Cuciannya kelihatan kurang bersih ya", kata sang istri.
"Sepertinya dia tidak tahu cara mencuci pakaian dengan benar.
Mungkin dia perlu sabun cuci yang lebih bagus."

Suaminya menoleh, tetapi hanya diam dan tidak memberi komentar apapun.

Sejak hari itu setiap tetangganya menjemur pakaian, selalu saja sang istri memberikan komentar yang sama tentang kurang bersihnya si tetangga mencuci pakaiannya.

Seminggu berlalu, sang istri heran melihat pakaian-pakaian yang dijemur tetangganya terlihat cemerlang dan bersih, dan dia berseru kepada suaminya:

"Lihat, sepertinya dia telah belajar bagaimana mencuci dengan benar. Siapa ya kira-kira yang sudah mengajarinya? "

Sang suami berkata, "Saya bangun pagi-pagi sekali hari ini dan membersihkan jendela kaca kita."

Dan begitulah kehidupan.
Apa yang kita lihat pada saat menilai orang lain tergantung kepada kejernihan pikiran (jendela) lewat mana kita memandangnya..

Jika HATI kita bersih, maka bersih pula PIKIRAN kita.

Jika PIKIRAN kita bersih, maka bersih pula PERKATAAN kita.

Jika PERKATAAN kita bersih (baik), maka bersih (baik) pula PERBUATAN kita.

Hati, pikiran, perkataan dan perbuatan kita mencerminkan hidup kita.
Sebuah pepatah kuno mengatakan bahwa "orang benar akan bertunas seperti pohon kurma".

Pohon kurma lazim dijumpai di kawasan Timur Tengah. Dengan kondisi tanah yang kering, gersang, tandus dan kerap dihantam badai gurun yang dahsyat, hanya pohon kurma yang bisa bertahan hidup. Maka, tidak berlebihan kalau pohon kurma dianggap sebagai pohon tahan banting.

Kekuatan pohon kurma ada pada akar-akarnya. Petani di Timur Tengah menanam biji kurma ke dalam lubang pasir lalu ditutup dengan batu. Mengapa biji itu harus ditutup batu? Ternyata, batu itu akan memaksa pohon kurma berjuang untuk tumbuh ke atas. Justru karena pertumbuhan batang mengalami hambatan, hal tersebut membuat pertumbuhan akar ke dalam tanah menjadi maksimal. Setelah akarnya menjadi kuat, barulah biji pohon kurma itu bertumbuh ke atas, bahkan bisa menggulingkan batu yang menekan di atasnya.

"Ditekan dari atas, supaya bisa mengakar kuat ke bawah."

Bukankah itu prinsip kehidupan yang luar biasa?

Sekarang kita tahu mengapa Allah kerap mengizinkan tekanan hidup datang. Bukan untuk melemahkan dan menghancurkan kita, sebaliknya Allah mengizinkan tekanan hidup itu untuk membuat kita berakar semakin kuat. Tidak sekadar bertahan, tapi ada waktunya benih yang sudah mengakar kuat itu akan menjebol "batu masalah" yang selama ini menekan. Kita pun keluar menjadi pemenang kehidupan.

Allah mendesain kita seperti pohon kurma. Sebab itu jadilah tangguh, kuat dan tegar menghadapi beratnya kehidupan.

Milikilah cara pandang positif bahwa tekanan hidup tidak akan pernah bisa melemahkan, justru tekanan hidup akan memunculkan kita menjadi para pemenang kehidupan.

Sebait catatan nasihat dari (alm) Ustaz Rahmat Abdullah

Jumat, 09 Januari 2015

REVOLUSI 2015

Bismillahir.. Rahmanir.. Rahim,..

Mudah-mudahan ngga terlalu telat untuk bahas revolusi. Seharusnya dari kemarin-kemarin ngepostnya.
Tapi tak apalah,. Yang penting terposting.

Jadi gini yah,. Ketika seseorang itu berdo'a,. Kepada Allah tentunya ada dua proses penting yang harus kita tau,. Yakni:
1. Ketika do'a kita di sampaikan oleh pengantar do'a kepada Allah,.
2. Ketika Allah melihat dan menjabah do'a kita. (Note: Semua do'a kita sebenarnya di jabah, namun caranya berdeda-beda.. Ada yang berbentuk ampunan, dihapuskan dosa, nikmat sehat dll.. Yang kita ga pernah sadari.)

Jadi di proses pertama,.. Yang perlu kita lakukan apa..? MEMINTA.. Lalu..? PERCAYA..
Karena ketika kita meminta namun kita tak percaya,. ibarat kata kita memberikan do'a kita berbentuk berkas kepada si pengantar do'a kepada Allah,. namun kita tak bisa melepaskan berkas itu,. berkas do;a tersebut masih kita ganggam erat-erat,. 

Gw lebih suka ngyebutnya dengan "Notting to loss" Ato bahasa lainnya mah,. berdo'a mah berdo'a aja,.. Masalah di kabulin ato ngga mah itu mah ga penting. Itu dia,. Kita suka ribet sama Cara gimana hal yang kita mau terjadi sih,. Padahal kalo Dia mah mah,. Ada 1001 cara yang kita ngga tau untuk mencapai tujuan kita tapi kitanya aja yang kadang-kadang suka so tau.

Nah clear yah proses pertama,. yang kita perlu adalah MEMINTA dan PERCAYA,. 

Proses kedua adalah ketika berkas-berkas do'a kita ada di ibarat kata mejanya Allah nih,.. Gini yah,. coba kita analogikan,. ketika semua darikita punya meja. Dan meja itu berisi map-map do'a. Kira-kira meja yang mapnya lebih sedikit atau yang lebih banyak numpuk yang terlihat sama kita? Pasti yang lebih banyak numpuk kan..? Sama Allah juga,. Ngeliat banyak banget do'a kita di meja kita,. InsyaAllah akan lebih di prioritaskan dibanding yang ngga ada map nya.

Tapi balik lagi ke yang sebelumnya ya,. Map-map hanyalah perumpamaan. Dan do'a-do'a dalam map tersebut bisa Allah jabah atau Allah ganti dengan yang lebih baik bagi kita. Wallahualam bissawab..

Nah,. Itu sedikit tentang kenapa gw buat REVOLUSI,. not Resolusi.. Kurang pas aja sih bukan kenapa-kenapa,. karena gw pribadi lebih suka perubahan. Mangkanya gw namain revolusi.

Berikut adalah contoh revolusi nih,.. Kita harus memvisualisasikan apa yang kita inginkan..

Kenapa..? Panjang. Gw males nulisnya. Kalo mau gw coaching lah ya.. antara 5-7 kali pertemuan.






Apapun keinginan kita,.. Minta aja dulu,.. BAWA DALAM SHALAT,..
kan udah Allah bilang,. hadapi semuanya dengan sabar dan shalat,. Right??? Jadi kalo punja impian pun di mintanya lewat shalat,.

Fokus,. Bukan hanya pada tujuan,. Tapi Fokus kepada ALLAH,.. TUHAN YANG MAHA ESA..

Gimana caranya..? Di Pic. terakhir ada #Dhuha #Tahajud #Ngaji #Sedekah #Tilawah #Tahfidz #Puasa dibarengin dengan  #Syukur #Silaturahim #Ikhlas #ImanMax #Sabar #Wakaf #Nulis...

Apa perlunya kita sama hal-lah yang di hastag tadi..? Perlunya hanya agar kita konsisten,. fokus.. bukan hanya pada yang kita inginkan,. namun juga kita fokus kepada Allah.. Wallahualam bissawab..

Sekian dari gw,. Terimakasih.








Kamis, 01 Januari 2015

Tahun Baru 2015

Bismillah..

Alhamdulilah.. Masih di kasih umur juga.. Udah sampe aja di tahun 2015..

Jadi gini yah.. Di taun 2014 gw merasa banget.. Banyak dari gw yang miss.. Termasuk nulia blog..
Gw inget banget.. Pas gw kuliah di undip.. Itu rasanya nulis tuh jadi kebutuhan banget..
Di ITB.. Semakin sibuk gw.. Malah ngga ada rekam jejak gw seperti apa..
SAYANG banget...!!!

Kalo ngutip kata-kata bang jek ex Kaisar KMKL periode BP 2013-2014.. Nulis itu kristalisasi ide bro..

Jadi..?

Jadi ya u harus nulis.. Apalagi sekarang di permudah udah ada aplikasi blogger di android.. Kynya lebih mudah dan lebih praktis aja.. Ketimbang kamu harus bawa laptop kemana-mana.. Bener kan..?

Cukup yah.. Nomor 1 yang miss dari gw adalah ninggalin blog ini. Gw miss rekam jejak kegiatan-kegiatan asik gw mungkin 4 tahun kebelakang. Mulai 2015 ini revolusi gw harus nulis lagi..

Nomor 2.. Gw miss lulus Sarjana KL.. Sedih sih ngga yah.. Tapi ga enak aja.. Target lulus juli malah blm lulus sampe skarang.. Alhamdulilah nya gw udah seminar ya.. InsyaAllah tanggal 23 januari Sidang..

Satu pesan dari gw.. Jangan pernah meremehkan TA atau Skripsi u.. Kerjain 3 bulan sebelum u wisuda. Itu udah waktu paling mepet. Jangan di biasain deh mepet2an..

Nomor 3 yah.. Gw miss nikah bro.. Yang ada di tinggal nikah.. Sakit mah ngga sh.. Tapi ngejes gw.. Mimisan.. Ngga sekali soalnya.. Dua kali.. Untung ga lama ya.. Kalo udah falling in love ribet.. Bisa pundung 5 taun gw..

Tapi ngga yah.. Gampang dapetin wanita bagi gw ya.. Gw udah belajar jurus-jurus nya.. Skarang malah di kejar- kejar wanita gw.. Males.. Mending cari istri.. Hidup tentram..

Udah lah ya.. Next gw mau nunjukin revolusi.. Not resolusi taun 2015 gw..

Semoga nanti bisa bingung.. Dadahh...

Sabtu, 13 September 2014

Sendirian..? Obati dengan 3N!!! Apaan tuh,.

Bismillahir Rahamnir,. Rahiim..

Iah adakalanya kita selalu merasa sendiri. Sendiri meskipun ada di keramaian. Sendiri meskipun punya banyak teman. Ataupun Hati yang merasa sendiri,. Apalagi ketika GALAU tingkat dewa di ujung penantian,. Ow.. ow.. ow,, Jadi Curhat..

Apa itu 3N..? ini bukan kaca film mobil yah,.

1. Nyanyi...

Nyanyi adalah salah satu cara mengekspresikan kesendirian kita. Kenapa harus bernyanyi,. Karena bernyanyi akan meningkatkan tingkat emosi kita ke level kebahagiaan. Cobalah bernyanyi di laptop Anda masing-masing atau di SmartPhone anda,. Udah banyak kok aplikasi seperti MiniLirics dan Xmatch untuk di smartphone untuk berkarauke ria SENDIRIAN.

2. Ngaji,..

Ini Rekomndasi saya nih untuk kamu yang lagi sendiri. Salah satu untuk merasa di awasi oleh Allah Swt adalah dengan selalu berinteraksi denganNya,. Kenapa harus Nyaji? Sebelumnya maaaf nih yah,. ini bukan ngaji sosial politik, kajian himpunan, kajian apapun lah,. Ini Ngaji Al Quran. Karena dengan Ngaji, itu salah satu jalan untuk berinteraksi dengan Allah,. Yang Maha Mencipta. Sehingga kita tidak merasa lagi SENDIRIAN.

3. Nikah,..

Naaah,. ini yang paling penting,.
Biar ngga SENDIRIAN terus,. mendingan yang udah pada balig,. Yang udah pada gede,. Udah pada siap secara finansial dan biologi,. Di cari aja pasangannya,. Karena Nikah itu menyempurnakan separuh iman dan juga bisa menjaga diri kita dari perbuatan buruk,.

Ya,. Dikit aja dari saya,. Mudah2an bisa menginspirasi,.